HALAMAN

  • Kespro

    Program Kerja Bidang Kesehatan Reproduksi

    1. Latar Belakang

    Pendidikan adalah proses untuk menuju kedewasaan. Pendidikan bukan hanya proses mencerdaskan peserta didik tetapi juga proses menjadikan peserta didik menjadi manusia yang terampil, beradab dan berbudaya. Dengan kata lain, pendidikan bukan hanya transfer of knowledge dan transfer of skill, tetapi juga merupakan transfer of value. Dalam proses ini peserta didik disamping perlu disiapkan secara fisik juga harus disiapkan secara psikis. Hal ini disebabkan karena pada usia sekolah akan selalu muncul berbagai masalah, baik secara akademik maupun non akademik.Siswa diharapkan memiliki fisik yang sehat untuk dapat belajar dengan baik di sekolah sehingga tercapai prestasi yang maksimal. Secara psikis siswa jugadiharapkan memiliki keseimbangan dalam menyelesaikan maslahnya. Bimbingan kesehatan reproduksi membantu peserta didik mengenali maslahnya sendiri, dengan demikian di harapkan peserta didik dapat tumbuh berkembang secara optimal.

    Siswa sekolah menengah atas adalah remajayang berada pada masa tansisi di mana siswa seringkali imgin mencoba hal-hal baru, remaja juga mempunyai rasa ingin tahu yang besar. Hal tersebut membuat remaja cenderung menyukai petualangan dan tantangan serta berani menanggung resiko atas perbuatannya yang sering kali tanpa didahului pertimbangan yang matang yang akhirnya dapat mendorong remaja kea rah perilaku yang menimbulkan berbagai masalah.

    Dalam menghadapi permasalahannya tersebut, remaja cenderung menyelesaikannya sendiri atau dibantu oleh teman sebayanya. Remaja yang memiliki minat dan kemampuan untuk membantu temannya yang lain dapat di kembangkan sebagai kader kesehatan reproduksi sekolah dengan bimbingan dan arahan dari pembimbing atau konselor di sekolah.

    Untuk itu tim bimbingan dan kader kesehatan reproduksi bersama usaha kesehatan sekolah SMA Negeri 3 Kota Sukabumi merasa perlu untuk mengembangkan kader kesehatan reproduksi untukmemfasilitasi siswa mengembangkan bakat dan minat siswa untuk membantu temannya yang lain serta memfasilitasi siswa yang memiliki masalah untuk lebih tehadap terbuka terhadap teman teman seusianya.

     

    1. Tujuan dan Manfaat Kegiatan
    1. Mengembangkan minat dan bakat siswa untuk membantu terhadap sesama melalui kegiatan kesehatan reproduksi.
    2. Siswa yang memiliki masalah diharapkan lebih terbuka kepada kader kesehatan reproduksi
    3. Kader kesehatan reproduksi diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara guru pembimbing/konselor di sekolah dengan siswa yang memiliki masalah.

     

    1. Sasaran

    Sasaran kegiatan ru reproduksi ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 3 Kota Sukabumi tahun pelajaran 2016 – 2017

     

    1. Tahap Kegiatan

    Tahap kegiatan Kader Kesehatan Reproduksi ini adalah :

    1. Pembentukan tim konselor
    2. Menyusun Program
    3. Menyiapkan sarana dan prasarana
    4. Sosialisasi tentang kesehatan reproduksi
    5. Layanan konseling sebaya
    6. Alih tangan kasus
    7. Pembinaan dan pengembangan tim kesehatan reproduksi
    8. Edukasi program dan
    9. Evaluasi pelaksanaan program

     

     

    1. Hasil Penilaian

    Hasil penilaian konselor sebaya yang telah di laksanakan adalah sebagai berikut :

    1. Pada pelaksanaannya (penilaian proses) kegiatan kesehatan reproduksi berjalan
    2. Kader kesehatan reproduksi dalam melaksanakan tugasnya dibagi berdasarkan jadwal  yang telah disepakati yaitu pada jam istirahat pertama, pukul 10.00 – 10.30 WIB, dan di jam istirahat kedua yaitu pada jam 12.00 – 12.45 WIB
    3. Kegiatan kesehatan reproduksi disampaikan oleh kader kesehatan reproduksi kepada pembimbing atau konselor di sekolah untuk mendapatkan bimbingan dan arahan
    4. Masalah yang tidak dapat di tangani bersama konselor sebaya dialihtangankan kepada pembimbing atau koselor di sekolah

     

    1. Faktor Penunjang dan Pendukung

    Faktor penunjang kelancaran kegiatan kesehatan reproduksi adalah sarana dan prasarana ruangan yang memadai.

    Faktor pendukung kelancaran kegiatan kesehatan reproduksi adalah dukungan yang baik dari pimpinan sekolah dan seluruh civitas akademika SMA 3 kota Sukabumi

     

    1. Rekomendasi

    Untuk meningkatkan partisipasi dari siswa SMA 3 Kota Sukabumi, kegiatan kader kesehatan reproduksi yang akan datang dilakukan sosialisasi yang lebih intens kepada seluruh civitas akademika SMA 3 Kota Sukabumi. Dan untuk meningkatkan kemampuan kader kesehatan reproduksi dalam membantu teman temannya dala mmengatasi masalah di harapkan pembinaan secara berkala baik secara internal maupun eksternal.

               

     

     

    KEGIATAN KESEHATAN REPRODUKSI

    Tahun Pelajaran 2016/2017

    No

    Tanggal Kegiatan

    Sasaran Kegiatan

    Kegiatan Layanan

    1

    6 Agustus 2016

    Siswa

    Perekrutan kader

    2

    13 Agustus 2016

    Kader

    Pengenalan tentang kesehatan reproduksi

    3

    20 Agustus 2016

    Kader

    Mendiskusikan tentang penyakit menular seksuai

    4

    27 Agustus 2016

    Kader

    Mentoring dengan Pembina kesehatan reproduksi

    5

    3 September 2016

    Kader

    Mengenalkan lembar balik

    6

    10 September 2016

    Kader

    Mentoring dengan Pembina kesehatan reproduksi

    7

    17 September 2016

    Siswa

    Melakukan penyuluhan ke kelas kelas tentang pembinaan kesehatan reproduksi

    8

    1 Oktober 2016

    Kader

    Mentoring  dengan Pembina kesehatan reproduksi

    9

    8 Oktober 2016

    Kader

    Melakukan pertemuan dengan peer konseling

    10

    13 Oktober 2016

    Kader

    Bedah buku tentang kesehatan reproduksi

    11

    22 Oktober 2016

    Kader

    Mendiskusikan kejadian yang telah terjadi di sekitar

    12

    29 Oktober 2016

    Kader

    Melakukan pertemuan dengan peer konseling

    13

    5 November 2016

    Kader

    Mengikuti pembinaan tentang FGD

    14

    12 November 2016

    Siswa

    Melakukan FGD

    15

    19 November 2016

    Siswa

    Memberikan pengarahan tentang kesehatan reproduksi pada teman teman

    16

    26 November 2016

    Kader

    Membahas tentang PMS

    17

    3 Desember 2016

    Kader

    Pellatihan dengan peer konseling

    18

    10 Desember 2016

    Kader

    Mendiskusikan kejadian yang telah terjadi di sekitar

     

     

     

    19

    17 desember 2016

    Siswa

    Memberikan pengarahan tentang kesehatan reproduksi kepada teman teman

    20

    7 Januari 2017

    Kader

    Membahas mengenai PMS

    21

    14 Januari 2017

    Siswa

    Menonton CD kesehatan reproduksi

    22

    21 Januari 2017

    Siswa

    Memberikan  pengarahan tentang kesehatan reproduksi kepada teman teman

    23

    28 Januari 2017

    Kader

    Melakukan  pertemuan dengan peer konseling

    24

    4 Februari 2017

    Siswa

    Memberikan pngarahan tentang kesehatan reproduksi kepada teman teman

    25

    11 Februari 2017

    Kader

    Mendiskusikan tentang penyakit seksual menular

    26

    18 Februari 2017

    Kader

    Mentoring dengan Pembina kesehatan reproduksi

    27

    25 Februari 2017

    Kader

    Mengadakan seminar tentang HIV AIDS

    28

    3 Maret 2017

    Kader

    Pelatihan dengan peer konseling

    29

    17 Maret 2107

    Siswa

    Melakukan FGD

    30

    24  Maret 2017

    Kader

    Menonton CD kespro

    31

    31 Maret 2017

    Kader

    Mendiskusikan kejadian yang telah terjadi di sekitar

    32

    7 April 2017

    Siswa

    Memberikan pengarahan tentang kesehatan reproduksi kepada teman teman

    33

    21 april 2017

    Siswa

    Memberikan penyuluhan menggunakan lembar balik

    34

    28 April 2017

    Siswa

    Memberikan penyuluhan menggunakan celemek

    35

    26 Mei 2017

    Siswa

    Memberikan pengarahan tentang kesehatan reproduksi kepada teman teman

KOMENTAR

HALAMAN LAINNYA